Gerakan Anti Penuaan: Politik Identitas Usia Lanjut dalam Konstruksi Industri Medis

https://doi.org/10.22146/jps.v1i1.23429

Mahesa Mandiraatmadja(1*), Heru Nugroho(2), Irwan Abdullah(3)

(1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


“Gerakan Anti Penuaan adalah bagian dari usaha menikmati kehidupan, sehingga hari tua tetap harus dilihat secara sekuleristik. Hidup di masa tua harus dinikmati dengan konstruksi baru, yaitu tetap sehat, tidak sakit-sakitan, dan tetap produktif serta sehat sampai ajal menjemput. Kesehatan tidak harus dipecahkan dengan sebuah pendekatan medis, melainkan perlu dilihat dari berbagai perspektif. Pertama; konstruksi identitas komunitas Lansia mengikuti perkembangan lingkungan sosial yang membentuk identitasnya, kedua; komunitas Lansia dikonstruksikan identitasnya oleh industri medis yang bergerak di bidang anti penuaan. Ketiga; penyebaran wacana sehat dan perlunya gerakan anti penuaan yang berfokus pada relasi kuasa industri medis itu sendiri.”


Kata Kunci: Gerakan Anti Penuaan, Relasi Kuasa, Komunitas Lansia.


Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jps.v1i1.23429

Article Metrics

Abstract views : 453 | views : 557

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Pemikiran Sosiologi



Jurnal Pemikiran Sosiologi Indexed by:

Crossref Member Badge


ISSN 2252-570X (Print), ISSN 2502-2059 (online).


free
web stats View my stats