IMPLIKASI PEMENUHAN HAK EKOSOB MASYARAKAT TEMAJUK TERHADAP KETAHANAN NASIONAL INDONESIA



Dian Widyaningrum(1*), Endri Ismail(2), Fardi Prabowo Jati(3), Rayvo Rahmatullah(4)

(1) 
(2) 
(3) 
(4) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstract
The purpose of the research is to explain if the fulfillment of economic, social, and cultural (ecosoc) rights in Temajuk as a borderland are affecting national defense of Indonesia. In order to prove said argument, the research will describe the view of fulfillment as a reality of those rights’ fulfillment explained beforehand, review efforts from the government, and finally observe the correlation between them with the conception of national defense. Temajuk has some limitations and lack of infrastructures needed to support the optimal fulfillment of economic, social, and cultural rights, specifically to the three main sectors, namely education, health, and food, despit the guarantee of those rights by Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2005 on Ratification of International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights (ICESCR). 

Intisari
Penelitian ini berusaha menjelaskan apakah pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya (Ekosob)  masyarakat Temajuk sebagai masyarakat yang berdomisili di daerah perbatasan memberi pengaruh terhadap ketahanan nasional Indonesia. Untuk membuktikan argumen tersebut, penelitian ini akan mendeskripsikan gambaran pemenuhan sebagai sebuah realita pemenuhan hak ekosob, meninjau upaya pemenuhan hak ekosob oleh Pemerintah, dan melihat korelasi kedua hal tersebut dengan konsepsi ketahanan nasional. Temajuk memiliki keterbatasan dan kekurangan infrastruktur yang mampu menunjang proses terpenuhinya
hak ekosob secara optimal, spesifik terhadap tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan pangan. Padahal hak­hak tersebut telah dijamin dalam Undang­ Undang Nomor 11 tahun 2005 Tentang Pengesahan Internasional Covenant On Economic, Social, And Cultural Rights (ICESCR).


Full Text:

PDF




Article Metrics

Abstract views : 1938 | views : 1133

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Dian Widyaningrum, Endri Ismail, Fardi Prabowo Jati, Rayvo Rahmatullah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




Copyright of JURNAL PENELITIAN HUKUM

ISSN: 2086-499X (print), ISSN: 2549-4945 (online)