Pengenalan Metode Tanam SRI (System Rice of Intensification) dengan Teknologi untuk Peningkatan Produktifitas dan Ramah Lingkungan

https://doi.org/10.22146/jp2m.55636

Bayu Dwi Apri Nugroho(1*), Chusnul Arif(2), Nur Aini Iswati Hasana(3), Rizki Maftukhah(4), Fadila Suryandika(5), Umi Hapsari(6), Badi’atun Nihayah(7)

(1) SCOPUS ID: 56925142500, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2) 
(3) 
(4) 
(5) 
(6) 
(7) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengembangan pertanian di lahan iklim kering dengan metode budidaya SRI (System of Rice Intensification) dengan teknologi sederhana dinilai efektif untuk dapat meningkatkan produktifitas lahan. Tujuan dari pengenalan metode tanam SRI dengan penerapan teknologi yaitu memberikan ilmu dan pengetahuan kepada petani terkait metode budidaya pertanian dengan menggunaakan teknologi dalam mengambil keputusan kepada petani dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta dapat mengaplikasikan pertanian yang ramah lingungan. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kambaniru dan Wukukalara, Kec. Kambera, Kab. Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli 2018-Juli 2019. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini (1) Potensi untuk scaling up dan replikasi dari kegiatan ini untuk merubah paradigma (membawa perubahan secara luas). Hal ini terkait dengan resiko budidaya pertanian terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini maupun di masa mendatang (2) Bentuk transfer pengetahuan dan teknologi kepada penerima manfaat (3) Terwujudnya keselarasan dengan kebijakan nasional dan provinsi (4) Tercapainya efektifitas dan efisiensi (kelayakan ekonomi dan kewajaran finansial, serta efektifitas kegiatan). Kegiatan demplot budidaya padi SRI mampu memberi percontohan kepada Kelompok Tani di Desa Kambaniru dan Desa Wukukalara tentang budidaya padi yang ramah lingkungan yang berupa penghematan air dan penurunan gas emisi rumah kaca, serta memiliki produktivitas yang cukup tinggi yaitu sebesar 6.25 ton/ha.

Keywords


System of Rice Intensification; agriculture environmental friendly; technology

Full Text:

PDF


References

BPS. (2019). Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2019.

Barison, J., Uphoff, N., 2011. Rice yield and its relation to root growth and nutrient-use efficiency under SRI and conventional cultivation: an evaluation in Madagascar. Paddy Water Environment, 9, 65-78.

Hameed, K.A., Mosa, A.K.J., Jaber, F.A., 2011. Irrigation water reduction using System of Rice Intensification compared with conventional cultivation methods in Iraq. Paddy Water Environment 9, 121-127.

Nugroho, B. D. A., Toriyama, K., Kobayashi, K., Arif, C., Yokoyama, S., & Mizoguchi, M. (2018). Effet of intermittent irrigation following the system of rice intensification (SRI) on rice yield in farmer's paddy fields in INdonesia. Paddy and Water Environment, 16(4), 715 - 723. https://doi.org/10.1007/s10333-018-0663-x.

Sato, S., Yamaji, E., Kuroda, T., 2011. Strategies and engineering adaptions to disseminate SRI methods in large-scale irrigation systems in Eastern Indonesia. Paddy Water Environment, 9(1), 79-88. https:doi.org/10.1007/s10333-010-0242-2

Thomas, V., Ramzi, A.M., 2011. SRI contributions to rice production dealing with water management constraints in northeastern Afghanistan. Paddy Water Environment 9, 101-109.

Lin, X.Q., Zhu, D.F., Lin, X.J., 2011. Effects of water management and organic fertilization with SRI crop practices on hybrid rice performance and rhizosphere dynamics. Paddy Water Environment 9, 33-39.



DOI: https://doi.org/10.22146/jp2m.55636

Article Metrics

Abstract views : 112 | views : 64

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.