Penolakan NYIA dalam Dinding Kota (Analisis Geo-Semiotik pada Jembatan Amarta Yogyakarta)



Bagus Ajy Waskyto Sugiyanto(1*), Latifa Zahra(2)

(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Jembatan Amarta merupakan salah satu ruang yang sarat akan pemaknaan simbolik. Ragam aktifitas manusia berkelindan di ruang tersebut. Dinding-dinding yang penuh dengan street art menjadi muara pemaknaan individu maupun kelompok yang berada di ruang tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis geo-semiotik, yang bertujuan untuk dapat melihat pemaknaan street art pada dinding Jembatan Amarta. Hasil penelitian menunjukkan, Jembatan Amarta merupakan public sphere bagi pihak-pihak yang beraktifitas di sana. Sedangkan street art penolakan NYIA merupakan medium penyatuan makna oleh pihak-pihak tersebut.


Keywords


Street art Penolakan NYIA; Jembatan Amarta; Geo-Semiotik

Full Text:

PDF




Article Metrics

Abstract views : 165 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia



Department of Communication Science

Faculty of Social and Political Sciences

Universitas Gadjah Mada

 

View My Stats