Literasi Berita Hoaxs Di Internet Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Mahasiswa (Studi Tentang Penggunaan Media Sosial Pada Mahasiswa STT Adisutjipto Yogyakarta)

https://doi.org/10.22146/jkn.51109

Abdul Haris Subarjo(1*), wita setianingsih(2)

(1) Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto
(2) universitas negeri yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT

 

 The use of the internet has consequences for ways of thinking and ways of acting in the face of a variety of information presented, a variety of information flows swiftly with various interests. The ease of providing information through social media has both positive and negative impacts. Often information on various social media causes noise, unrest and can divide the public and be hoax news. Various truths that have not been investigated are displayed. Literacy is one of the components highlighted by countries in the world. The level of literacy of a country shows the ability of its citizens to study, study, disseminate information and make decisions and act on that information. STTA is an educational institution which consists of the academic community. Based on this, it is necessary to conduct research that reveals the literacy profile of the academic community, namely STTA students, on the spread of hoax  news in the internet in relation to national resilience. Data are collected by questionnaire and  library research. The results indicated that the condition of  literacy has the implication on personal resilience of students which have a close connection with national resilience.  Students without a good understanding, especially about hoax news can cause destruction in their personal resilience and potentially disturbing the national resilience.

ABSTRAK

 

Penggunaan internet membawa konsekuensi pada cara berfikir dan cara bertindak dalam menghadapi beragam informasi yang disajikan, beragam informasi mengalir deras dengan beragam kepentingan. Kemudahan untuk memberikan informasi melalui media sosial memberikan dampak positif dan negatif. Seringkali informasi di berbagai media sosial menimbulkan kegaduhan, keresahan dan dapat memecah belah masyarakat dan merupaka berita hoaks. Beragam kabar yang belum diselidiki kebenarannya terpampang. Literasi merupakan salah satu komponen yang disorot oleh negara-negara di dunia. Tingkat literasi suatu negara menunjukkan kemampuan dari warga negaranya dalam menelaah, mengkaji, menyebarluaskan suatu informasi serta mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan informasi tersebut. Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) merupakan sebuah lembaga Pendidikan tinggi yang di dalamnya beranggotakan masyarakat akademik. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan  untuk mengungkap bagaimana profil literasi mahasiswa STTA terhadap penyebaran berita hoaxs di internet dalam kaitannya dengan ketahanan nasional. Metode pengumpulan data dilakukan  dengan kuesioner dan penelusuran literatur. Data tentang literasi informasi dianalisis untuk mengetahui kondisi ketahanan pribadi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi  literasi berita hoaxs berimplikasi terhadap ketahanan pribadi mahasiswa yang  terkait erat dengan ketahanan nasional. Mahasiswa tanpa pemahaman yang baik terhadap berita hoaxs dapat merusak ketahanan pribadi mereka dan  berpotensi mengganggu ketahanan nasional.



Keywords


Literacyl News Hoax; National Resilience.

Full Text:

PDF


References

Achmadudin Rajab. 2017, Urgensi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Sebagai Solusi Guna Membangun Etika Bagi Pengguna Media, Jurnal Legislasi Indonesia Vol. 14 No. 04 - Desember 2017 : 463 - 472 diakses dari: http://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/128/pdfhttps://www.google.com/search?sxsrf=ALeKk03FUyeCKwFIJ5RxD8WG5FhzGaJ_LQ%3A1582355245440&ei=LdNQXrTRGv2Q4-EP6p2lmAw&q=tujuan+undang-undang+ite+pdf&oq=tujuan+undang-undang+ite+pdf&gs_l=psy-ab.3..33i22i29i30l7.26347.27621..28522...0.2..0.176.485.2j2......0....1..gws-wiz.......0i71j0i8i67j0i22i30j33i10.SR6s-Yyqosg&ved=0ahUKEwj0m8DSzOTnAhV9yDgGHepOCcMQ4dUDCAo&uact=5 pada tanggal 22 Februari 2020 jam 14:34 wib

.

Adi Subiyanto, Rizaldi Boer, Edvin Aldrian, Perdinan, Rilus Kinseng , 2018, Isu Perubahan Iklim Dalam Konteks Keamanan Dan Ketahanan Nasional, Jurnal Ketahanan Nasional, Vol. 24, No. 3, Desember 2018: 287-305.

 

Anonim, 2019, Konflik Tak Berujung di Papua, diakses dari: https://kolom.tempo.co/read/1254273/konflik-tak-berujung-di-papua/full&view=ok pada tanggal 15 Maret 2020 jam 16:50 wib.

 

Anonim, 2020, 3,9 Miliar Orang di Dunia Telah Terhubung Internet  diakses dari:https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20181210094556-192-352374/39-miliar-orang-di-dunia-telah-terhubung-internet. Diakses pada tanggal 22 Februari 2020 jam 12:09 wib.

 

Anwar Sahid, Edy Suandi Hamid, Armaidy Armawi, 2019,  Dampak Implementasi Asas Cabotage dan Program Tol Laut Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi Di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau), Jurnal Ketahanan Nasional, Vol. 25, No. 2, Agustus 2019: 131-150.

 

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, 2018, Hasil-Survei-Penetrasi-dan-Perilaku-Pengguna-Internet-Indonesia-2018, diakses dari: https://www.apjii.or.id/content/read/39/410/Hasil-Survei-Penetrasi-dan-Perilaku-Pengguna-Internet-Indonesia-2018, pada tanggal 22 Februari 2020 jam 23:07 wib.

 

Astri Nur Afidah dan Marshel Doom, 2018, Laporan Tahunan 2018 Kementrian Komunikasi dan Informatika Tahun 2018, diakses dari https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/LAPORAN%20TAHUNAN%20KOMINFO%202019%20LOW%20%287%29.pdf, pada tanggal 15 Maret 2020 jam 19:31 wib.

 

Ayu Yuliani, 2017, Ada 800.000 Situs Penyebar Hoax di Indonesia, diakses dari: https://kominfo.go.id/content/detail/12008/ada-800000-situs-penyebar-hoax-di-indonesia/0/sorotan_media pada tanggal 23 februari 2020 jam 09:22 wib

 

Bente R. Walgermo, Jan C. Frijters, Oddny Judith Solheim,  2018, QuarterlyLiteracy interest and reader self-concept when formal readinginstruction begins, Journal Early Childhood Research Quarterly 44, 90–100. José P. Pezoa, Susana Mendive, Katherine Strasser, 2019, QuarterlyReading interest and family literacy practices from prekindergarten tokindergarten: Contributions from a cross-lagged analysis, journal Early Childhood Research Quarterly 47, 284–295. Juan D. Borrero, Shumaila Y. Yousafzai, Uzma Javed, Kelly L. Page, 2014, Expressive participation in Internet social movements: Testing the moderating effect of technology readiness and sex on student SNS use, Journal Computers in Human Behavior 30(1), 39-49 Kern, R., 2000, Literacy and Language Teaching. Oxford: Oxford University Press. Miechell Octovy Koagouw, 2019, Polisi dan Kominfo Temukan Ratusan Ribu Konten Hoaks Kasus Papua diakses dari: http://rri.co.id/post/berita/715893/nasional/polisi_dan_kominfo_temukan_ratusan_ribu_konten_hoaks_kasus_papua.html pada tanggal 24 februari 2020 jam 19:56 wib Puryanti, Y.A.T., 2019, Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berbasis Literasi Budaya Sebagai Penguatan Identitas Bangsa dalam Handbook Framework Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Abad 21, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta. 218-227 Rahadi, D.R., 2017, Perilaku Pengguna Dan Informasi Hoax Di Media Sosial, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan,  Volume 5 Nomor 1 Tahun 2017, Universitas Merdeka, 58-70.  

 

Ronny Scherer dan Fazilat Siddiq., 2019,  The relation between students’  socioeconomic status and ICT, Journal Computers & Education 138, 13–32. Rudi Setiawan, 2019, Kompetensi Profesional Guru PPKn dalam Penguatan Digital Literasi, dalam Handbook Framework Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Abad 21, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta. 147-156  Serafina Pastore, Heidi L. Andrade, 2019, Teacher assessment literacy: A three-dimensional model, journal Teaching and Teacher Education 84, 128-138. Subarjo, Abdul Haris, 2016, Pemanfaatan Internet dalam Mata Kuliah Kewarganegaraan, Prosiding Seminar Nasional XI “Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2016 Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta. 427-431. Subarjo, Abdul Haris, 2017, Perkembangan Teknologi  dan Pentingnya Literasi Informasi untuk Mendukung Ketahanan Nasional, Jurnal Angkasa, Volume IX, Nomer 2, November 2017, 1-8. Wellyana, 2019, Instagram Sebagai Media Pembelajaran Dalam Mata Pelajaran PPKn Tingkat SMA dalam Handbook Framework Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Abad 21, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta. 93-100  

Wijianto, Muhammad Hendri Nuryadi, Siska Nurdiani, (2019), Relevansi Sumber Belajar Ketahanan Nasional Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dengan Indikator Pencapaian Kompetensi Siswa (Studi Di Sma Negeri 1 Surakarta, Jawa Tengah), Jurnal Ketahanan Nasional, Vol. 25, No. 3, Desember 2019: 393-408

 

Yunita, 2017, Ini Cara Mengatasi Berita “Hoax” di Dunia Maya diakses dari: https://kominfo.go.id/content/detail/8949/ini-cara-mengatasi-berita-hoax-di-dunia-maya/0/sorotan_media pada tanggal 24 februari 2020 jam 23:04 wib.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.51109

Article Metrics

Abstract views : 311 | views : 158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Jurnal Ketahanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


web
analytics View My Stats