Peran Organisasi Pemuda Dalam Pengembangan Ekowisata Kawasan Mangrove Guna Mewujudkan Ketahanan Lingkungan (Studi pada Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) Di Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta)

https://doi.org/10.22146/jkn.46194

Novita Ardiyansari(1*), Saryani Saryani(2), Muhamad Muhamad(3)

(1) Kementrian Pemuda dan Olahraga, Indonesia
(2) Sekolah Pariwisata AMPTA
(3) Sekolah Pascasarjana UGM
(*) Corresponding Author

Abstract


 

ABSTRACT

This research was to analyzed the role of Baros Youth Family or KeluargaPemudaPemudi Baros (KP2B) organization in developing Ecotourism Mangrove Baros Region to embodied environmental resilience. Specifically, this research aimed to knew the role of KP2B and its obstacle to developed Ecotourism Mangrove Baros Region. Afterward, these development efforts would impact on environmental resilience.

This was qualitative field research using a descriptive method. Triangulation data consisting of document study, complete participant observation, and the semi-and-unstructured interview was the technique of data collection. The data analysis method used Mile and Huberman’s model containing 1) data reduction, 2) data display, and 3) conclusion drawing or verification. This research used four theories, namely the role of youth organization, ecotourism in mangrove conservation areas, and environmental resilience.

The result of this research showed that KP2B had some leading roles in the development effort of Baros Mangrove Conservation Ecotourism covering conservational pillar, educational pillar, social pillar, and economic pillar. There were 5 (five) social empowerment working groups i.e., Avicenna, Mino Tirtohargo, Andini Lestari-Karya Manunggal, GAPOKTAN-KWT, and POKLASAR. Economic efforts consisted of selling seed, providing ecotourism services, offering live-in packet, selling marine wood waste crafts, crab farming, and offering coastal park and reforestation packet. KP2B had two obstacles in this ecotourism effort. That obstacles were a natural factor and human resource. Ecotourism development efforts had 

ABSTRAK

Penelitian ini menganalisis peran organisasi Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) dalam mengembangkan Ekowisata Kawasan Mangrove Baros guna mewujudkan ketahanan lingkungan. Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B)  dan kendala dalam mengembangkan Ekowisata Kawasan Mangrove Baros. Kemudian dari usaha pengembanagan Ekowisata Hutan Mangrove Baros akan berimplikasi terhadap ketahanan lingkungan.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif  dengan teknik pengumpulan trianggulasi data yang terdiri dari studi dokumentasi, observasi partisipasi lengkap, dan wawancara (semistruktur dan tidak terstruktur). Metode analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,  dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menggunakan tiga teori yaitu peran organisasi pemuda, ekowisata kawasan konservasi mangrove, dan ketahanan lingkungan.

Hasil penelitian ini menunjukkan KP2B memiliki peran pokok dalam pengembangan usaha Ekowisata Kawasan Konservasi Mangrove Baros meliputi pilar konservasi, pilar pendidikan, pilar sosial masyarakat, dan pilar ekonomi. Terdapat lima kelompok kerja pemberdayaan masyarakat yaitu Avicenia, Mino Tirtohargo, Andini Lestari-Karya Manunggal, GAPOKTAN-KWT, dan POKLASAR. Usaha ekonomi terdiri dari penjualan bibit, pengusahaan jasa ekowisata, penjualan paket live-in, penjualan kerajinan sampah kayu laut, budidaya kepiting, dan paket taman peisir-penghijauan. KP2B mengalami kendala dalam usaha ekowisata yaitu factor alam dan SDM. Usaha pengembangan ekowisata berimplikasi positif terhadap ketahanan lingkungan meliputi komponen biotik, abiotik dan kultur.


Keywords


Youth Organizations; Mangrove Ecotourism; Environmental Resilience

Full Text:

PDF


References

DAFTAR PUSTAKA

 

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S. P., & Sitepu, D. M., 2001, Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu,  Jakarta: Pradnya Paramita.

 

Fandeli&Muhammad,2009, Prinsip-Prinsip Dasar Mengkonservasi Lanskap, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Fennell, D. A.,2007, Ecotourism Third Edition, Britania Raya: Routledge.

 

Fitriyani, 2015, Peran Pemuda dalam Mengembangkan Eco Edu Wisata Mangrovedan Implikasinya Terhadap Ketahanan Lingkungan Daerah Studi pada Perkumpulan Pemuda Peduli Lingkungan “Prenjak” Dusun Tapak, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Tesis, S2 Magister Ketahanan Nasional, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

 

Mulyadi, E., Hendriyanto, O., & Fitriani, N., 2009, “Konservasi Hutan Mangrove sebagai Ekowisata”, Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, Edisi Khusus, Volume 1,  Hal. 51-57.

 

Yenny, M., 2017, Strategi Pengelolaan Melalui Determinasi Komponen Penting Partisipasi Masyarakat dan Jasa Ekosistem Studi pada Ekosistem Mangrove: Studi pada Ekosistem Mangrove Di Baros, Yogyakarta, Tesis, S2 Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Diponegoro, Semarang.

 

Peraturan Perundangan

 

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Surat Keputusan Bupati Bantul Nomor 284 Tahun 2014 Tentang Pencadangan Kawasan Taman Pesisir di Kabupaten Bantul.

Akta Notaris Lembaga Keluarga pemuda Pemudi Baros (KP2B) Nomor 04 Tanggal 06 Mei 2011. Notaris dan PPAT Nini Jahara, S. H. Bantul.

Pemaparan Visi dan Misi Gubernur daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2017-2022, Yogyakarta, 2 Agustus 2017.

 

Wawancara

  1.  Jerry Quarry Menta
  2. Dr. Ir. Triyanto, M. Si.,
  3. Dwi Ratmanto
  4. Muhammad  Yenny, S.
  5. Prof. Dr. Ir. Erny Poedjiraharjoe, M. P
  6. Dr. Rer. Silv. Muhammad Ali Imron, S. Hut, M. Sc.
  7. Isti Wasono, S. Pt 
  8. Sapto Pamungkas, M. Si
  9. Nurrohmah Wisuda Ningrum, S.Hut., M. Sc
  10. Dr. Rer. Silv. Muhammad Ali Imron, S. Hut, M. Sc.
  11. Boni Safius Slamet, S. Pd.
  12. Suharyono
  13. Sujiyono
  14. Dra. Dyah Tri Wulandari
  15. R. Haryo Wiji Pratomo, SH., M. Mar. Stud

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.46194

Article Metrics

Abstract views : 174 | views : 286

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Ketahanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


web
analytics View My Stats