Peran Pemuda dalam Upaya Pencegahan Korupsi dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah

https://doi.org/10.22146/jkn.27695

Mifdal Zusron Alfaqi(1*), Muhammad Mujtaba Habibi(2), Desinta Dwi Rapita(3)

(1) Universitas Negeri Malang
(2) Universitas Negeri Malang
(3) Universitas Negeri Malang
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT

This article discusses about the role of youth in preventing corruption and positive impac to the regional resilience. The research was conducted at Young Anti-Corruption Task Force Yogyakarta, Institution Hikmah and Public Policy, Regional Leadership of Muhammadiyah Yogyakarta. The aims of this research are (1) to know the role of youth in preventing corruption, (2) to know the youth’s role in strengtheningt regional resilience, especially in the City of Yogyakarta. The results show that the Young Anti-Corruption Task Force has playing important role in preventing corruption in the City of Yogyakarta. The role were performed through three activities, namely (1) the anti-corruption education, (2) dissemination of anti-corruption, (3) oversee  to government. However, this role was not easily done because there were several obstacles encountered, there were: (1) effort this members still could not be optimal, (2) the lack of understanding problem of corruption by members. Some efforts had been made to overcome the obstacles. The role of youth in corruption prevention efforts had positive impact for the regional resilience in the City of Yogyakarta with criteria included aspects of ideology, politic and law, economy, social and cultural, and security.

ABSTRAK

Tulisan ini membahas tentang peran pemuda dalam upaya pencegahan korupsi dan dampak positifnya terhadap ketahanan wilayah. Secara spesifik permasalahan yang diangkat dalam tulisan ini adalah peran pemuda dalam upaya pencegahan korupsi dan dampak positif peran pemuda terhadap ketahanan wilayah Kota Yogyakarta. Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan pada Satgas Muda Anti Korupsi Kota Yogyakarta, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Tujuan tulisan ini ini adalah untuk (1), mengetahui peran pemuda dalam pencegahan korupsi, (2), mengetahui implikasi peran pemuda terhadap ketahanan wilayah Kota Yogyakarta. Argumen yang dikembangkan dalam tulisan ini adalah bahwa Satgas Muda Anti Korupsi telah berperan cukup penting dalam upaya pencegahan korupsidi Kota Yogyakarta. Peran tersebut dilakukan melalui 3 (tiga) kegiatan yaitu (1) pendidikan anti korupsi, (2) sosialisasi anti korupsi, (3), pengawasan kepada pemerintah. Kendati demikian, dalam menjalankan peran tersebut terdapat beberapa kendala yaitu (1), usaha yang dilakukan oleh anggota masih belum optimal, (2) kurangnya pemahaman terhadap permasalahan korupsi oleh anggota. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan. Peran pemuda dalam upaya pencegahan korupsi ini berdampak positif terhadap ketahanan wilayah Kota Yogyakarta terutama jika dilihat dari aspek ideologi, aspek politik, aspek ekonomi, aspek sosial budaya, dan aspek pertahanan dan keamanan.

.



Keywords


Role of Youth; Prevention of Corruption; Regional Resilience;Peran Pemuda; Pencegahan Korupsi; Ketahanan Wilayah

Full Text:

PDF


References

Darmono, Bambang, 2010., Konsep dan Sistem Keamanan Nasional Indonesia, Jurnal Ketahanan Nasional, hal 1-41 XV (1), April 2010

 

Evans, Kevin, 2009., Sistem Pencegahan Korupsi Pada Upaya Penanggulangan Bencana Alam, Dalam Korupsi Mengorupsi Indonesia, Sebab, Akibat, dan Prospek Pemberantasan, Wijayanto, Ridwan Zachrie (Ed), Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

 

Febrihananto, E., Abdullah, I., & Zubaidi, A. (2017). Partisipasi Pemuda Purna Paskibraka Indonesia Dalam Kegiatan Bela Negara Dan Pengaruhnya Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi Tentang Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(1), 68-85.

 

Hadi, Kisno, 2010., Korupsi Birokrasi Pelayanan Publik di Era Otonomi Daerah, Jurnal Penelitian Politik LIPI, Vol.7, No.1, 2010, hal. 51-70 ISNN 1829-8001

 

Horton, Paul B. dan Chester L. Hunt, 1993., Sosiologi, edisi kedelapan, terjemahannya dalam bahasa Indonesia oleh Aminuddin Ram dan Tita Sobari. Jakarta: Penerbit Erlangga

 

Komisi Pemberantasan Korupsi, 2014., KPK Tegakkan Integritas dari Yogyakarta, (internet),http://www.kpk.go.id/id/berita/siaran-pers/2381-kpk-tegakkan-integritas-dari-yogyakarta, (Diakses Tanggal 8 Mei 2016)

 

Moleong, Lexy, J, 2006., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

 

Pradiptyo. Rinawan, 2009., Korupsi di Indonesia, Perspektif Ilmu Ekonomi. Dalam Korupsi Mengorupsi Indonesia, Sebab, Akibat, dan Prospek Pemberantasan. Ed. Wijayanto, Ridwan Zachrie (Ed). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

 

Savitri, Irhana, E, 2014., Dampak Pengelolaan Sumber Daya Alam Migas Terhadap Pembangunan Daerah dan Implikasinya Pada Ketahanan Wilayah. Tesis: Program Studi Ketahanan Nasional Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

 

Soekanto, Soerjono, 2009., Sosiologi, CV. Jakarta: Rajawali

 

Sunardi, R.M, 2004., Pembinaan Ketahanan Nasional Dalam Rangka Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia, Teori Ketahanan, Geostrategi Indonesia dan Ketahanan regional, Jakarta: PT. Kuaternita Adidarma

 

Suhardono,E, 1994., Teori Peran (Konsep, Derivasi dan Implikasinya). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

 

Thoha, Miftah, 2012., Birokrasi Pemerintah dan Kekuasaan di Indonesia, Yogyakarta, Thafa Media

 

Wahyuni, Sari, 2012., Qualitative Research Method, Jakarta: Penerbit Salemba Empat

 

Widiatmaka, P., Pramusinto, A., & Kodiran, K. (2016). Peran Organisasi Kepemudaan Dalam Membangun Karakter Pemuda Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Pemuda (Studi Pada Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Ketahanan Nasional, 22(2), 180-198.

 

Peraturan Perundangan

 

Undang-Undang Dasar 1945

Undang-Undang No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan

 

Wawancara

  1. Arif Muhammad
  2. Hanifah
  3. Ashad Kusuma Djaya
  4. Muhammad Aminullah
  5. Fatma Wulandari
  6. Fathun Ni’am



DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.27695

Article Metrics

Abstract views : 3335 | views : 26166

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Ketahanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


web
analytics View My Stats