Optimalisasi Peran Rimbawan Muda Dalam Pengelolaan Taman Nasional Gunung Ciremai Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi di Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Kuningan, Jawa Barat)

https://doi.org/10.22146/jkn.18844

Nurhalida Yogaswara(1*), Edhi Martono(2), Djaka Marwasta(3)

(1) Pecinta Alam Rimba Kamuning
(2) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT 

This research examined the optimization of the role of young foresters in the management of Ciremai Mountain National Park (TNGC) and its implications for regional resilience (Studies in the National Park of Mount Ciremai Kuningan, West Java). The purpose of this research aimed to analyzed the optimization of the role of the young foresters in the management of TNGC, as well as to analyzed the implications of optimization the role of a young forester resilience in the region surrounding villages and areas along TNGC itself.Descriptive qualitative had been used and the data was collected based on in-depth interviews with research participants and deeper observation in the field. And also the data relied thoroughly on published data and academic journals or papers and also documentation. Data analysis techniques in this study, namely: 1) data reduction, presentation of data, Interpretation, and withdrawal conclusion.The results showed that linked to optimization of the role of young foresters in conservation management efforts TNGC still seemed to clashed with the economic needs of society that had not been completely fulfilled by switching professions to became the organizer and environmental services since Mount Ciremai in charge as a National Park. Related to optimized the role of a young forester implications for the resilience of the region there was still an imbalance in the respective aspects such as ecological, economic, social and cultural rights of rural areas around the region and from the region TNGC itself.


ABSTRAK

Penelitian ini mengkaji tentang optimalisasi peran rimbawan muda dalam pengelolaan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah (Studi di Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Kuningan Jawa Barat). Adapun tujuan dalam penelitian yaitu untuk menganalisis optimalisasi peran rimbawan muda dalam pengelolaan TNGC, serta untuk menganalisis implikasi optimalisasi peran rimbawan muda terhadap ketahanan wilayah di desa sekitar TNGC dan wilayah kawasan TNGC itu sendiri. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dengan observasi lapangan, jurnal akademik dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini, adalah reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkait optimalisasi peran rimbawan muda dalam upaya pengelolaan kawasan konservasi TNGC tampaknya masih berbenturan dengan kebutuhan ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya tercukupi dengan beralih profesi menjadi pengelola wisata dan jasa lingkungan sejak Gunung Ciremai di tetapkan sebagai Taman Nasional. Terkait dengan implikasi optimalisasi peran rimbawan muda terhadap ketahanan wilayah, masih terdapat ketidakseimbangan di berbagai aspek seperti hak-hak masyarakat sekitar atas ekologi, ekonomi, sosial dan budaya di sekitar wilayah dan dari wilayah TNGC sendiri.



Keywords


Optimization Management; Young Foresters; Regional Resilience

Full Text:

PDF


References

Adi, Rianto, 2008, Metode Penelitian Sosial dan Hukum, Jakarta: Yayasan Obor.

 

Haeruman Js, H, 2005. Paradigma Pengelolaan untuk Menyelamatkan Hutan Indonesia: Membangun Etika Pengelolaan Hutan Lestari, Jurnal. Bogor: Fakultas Kehutanan IPB.

 

Hidayat, Herman. 2015. Pengelolaan Hutan Lestari: Partisipasi, dan Konflik. Jakarta; Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

 

Milles, M.B. and Huberman, M.A. 1984. Qualitative Data Analysis. London: Sage Publication.

 

Naim, Mohammad, 2011. Hutan, Kehidupan dan Kepemimpinan Rimbawan, Yogyakarta: Penerbit Cakrawala.

 

Soendjoto, M.A dan A. Kurnain, 2010, Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Perspektif Kesejahteraan dan Keberlanjutan, Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat Press.

 

Sunardi, R.M., 1997, Teori Ketahanan Nasional, Jakarta: Himpunan Alumni Studi Ketahanan Nasional (HASTANNAS)

 

______, 2004, Pembinaan Ketahanan Bangsa Dlam Rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Republik Indonesia, Jakarta: PT Kuaternita Adidarma.

 

Peraturan Perundangan

 

Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati Dan Ekosistemnya

 

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1994 Tentang Pengusahaan Pariwisata Alam di Zona Pemanfataan Taman Nasional

 

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 tahun 1998 tentang Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam

 

Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 424/Menhut-II/2004 tanggal 19 Oktober 2004 Tentang Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Lindung pada Kelompok Hutan Gunung Ciremai

 

Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.52/ Menhut-II/2009 Tanggal 27 Juli 2009 Tentang Perubahan Kesatu Atas Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.03/Menhut- II/2007 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Taman Nasional

 

Peraturan Daerah Nomor 38 Tahun 2001 tentang Rencana Umum Tata Ruang Gunung Ciremai.

 

Peraturan Daerah Pemerintah Kabupaten Kuningan Nomor 38 Tahun 2002 tentang Rencana Umum Tata Ruang Gunung Ciremai

Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2003 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat

 

Dokumentasi

Statistik Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Tahun 2015

 

Renstra Balai Taman Nasional Gunung Ciremai 2010-2014



DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.18844

Article Metrics

Abstract views : 1299 | views : 1864

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Ketahanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


web
analytics View My Stats