Analisis Distribusi Spasial Kematian Ibu di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011 – 2013



Aji Setiawan(1*), Lutfan Lazuardi(2), Mohammad Hakimi(3)

(1) Dinkes Kab. Banjarnegara
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Ketersediaan fasilitas kesehatan sudah cukup merata di hampir semua wilayah Kabupaten Banjarnegara. Selain itu pencapaian target kegiatan program KIA selalu meningkat setiap tahunnya. Akan tetapi angka kematian ibu masih menjadi masalah di Kabupaten Banjarnegara.  Tujuan: Mengetahui gambaran spasial kematian ibu di Kabupaten Banjarnegara dan hubungan faktor risiko yang mempengaruhinya khususnya yang terkait dengan aksesibilitas fasilitas kesehatan. Metode: Jenis penelitian  analitik dengan menggunakan desain kasus kontrol, mempelajari distribusi kasus kematian ibu dengan menggunakan SIG. Populasi penelitian adalah seluruh kasus kematian ibu dan ibu pasca melahirkan yang tidak meninggal di Kabupaten Banjarnegara dari tahun 2011 sampai 2013. Sampel berjumlah 108 terdiri dari 54 kasus dan 54 kontrol. Analisis spasial menggunakan Average Nearrest Neighbor. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan uji Regresi Logistik serta besar risiko menggunakan Odds Ratio.  Hasil: Kasus kematian ibu dan fasilitas kesehatan memiliki pola menyebar. Perhitungan statistik menunjukkan bahwa pendapatan memiliki hubungan  (OR=4,59;p=0,00), domisili tidak memiliki hubungan (p=0,43) dan jarak memiliki hubungan tetapi sebagai faktor protektif (OR=0,32;p=0,01). Kesimpulan: Kasus kematian ibu dan fasilitas kesehatan menyebar rata tidak mengelompok. Tingkat ekonomi memiliki hubungan dengan kematian ibu. Domisili tidak memiliki hubungan dengan kasus kematian ibu. Jarak fasilitas kesehatan memiliki hubungan dengan kasus kematian ibu tetapi sebagai faktor protektif (pelindung). Rujukan terpusat pada rumah sakit umum daerah.

Keywords


analisis spasial, kematian ibu, rujukan, sistem informasi geografis



References

BAPPENAS. Laporan Pencapaian Tujuan Pembangunan Milineum Indonesia 2010. Jakarta: BAPPENAS; 2010. 2. Huntington D, Banzon E, Recidoro ZD. A Systems Approach to Improving Maternal Health in The Philippines. Bull. World Health Organ. [Internet]. 2012; 90(2): 104–10. 3. BPS, BKKBN, Kemenkes, ICF. Demographic and Health Survey 2012. Jakarta: BPS, BKKBN, Kemenkes, and ICF International; 2013. 4. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Buku Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012. Semarang: Dinkes Prov Jateng; 2013. p. 1–123. 5. Dinkes Kab Banjarnegara. Buku Saku Dinas Kesehatan Dalam Angka (Visualisasi Data Kesehatan Kabupaten Banjarnegara). Sub Bagian PEP, editor. Banjarnegara: Dinkes Kab Banjarnegara; 2013. 6. Sukmawati FA, Purnami CT, Nugroho RD. Sistem Informasi Geografis Jejaring Rujukan Ibu Dirujuk dan Karakteristiknya di Kota Semarang Tahun 2011 (Studi Kasus di Wilayah Kecamatan Genuk dan Pedurungan). J. Kesehat. Masy. 2012;1. 7. Manyeh AK. Spatial Patterns and Trends of Maternal Mortality Over a Five Year Periode and Their associated Risk Factors In Infakara Health and Demographic Surveillance Site (IHDSS). University of The Witwatersrand; 2012. 8. Gabrysch S, Simushi V, Campbell OMR. Availability and Distribution of, and Geographic Access to Emergency Obstetric Care in Zambia. Int. J. Gynaecol. Obstet. International Federation of Gynecology and Obstetrics; 2011; 114(2): 174–9. 9. Ebeniro J. The Geography of Maternal Mortality in Nigeria [Internet]. University of North Texas; 2012. p. 76. Available from: http://digital.library.unt.edu/ark:/67531/metadc115073/ 10. Khumanthem PD, Chanam MS, Samjetshabam RD. Maternal Mortality and Its Causes in a Tertiary Center. J. Obstet. Gynaecol. India. 2012; 62(2): 168–71. 11. Mohammed A, Elnour MH, Mohammed EE, Ahmed SA, Abdelfattah AI. Maternal Mortality in Kassala State - Eastern Sudan : Community-Based Study Using Reproductive Age Mortality Survey ( RAMOS ). BMC Pregnancy Childbirth. 2011; 2–7. 12. Nwokocha EE. Widowers ’ accounts of Maternal Mortality Among Women of Low Socioeconomic Status in Nigeria. Afr. J. Reprod. Health. 2012; 101–18. 13. Simoes PP, Almeida RMVR. Geographic Accessibility to Obstetric Care and Maternal Mortality in a Large Metropolitan Area of Brazil. Int. J. Gynaecol. Obstet. International Federation of Gynecology and Obstetrics; 2011; 112(1): 25–9. 14. Ray N, Ebener S. AccessMod 3.0: Computing Geographic Coverage and Accessibility to Health Care Services Using Anisotropic Movement of Patients. Int. J. Health Geogr. 2008; 7:63.




Article Metrics

Abstract views : 697 | views : 808

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017

shopify traffic stats View My Stats