Pengukuran Resistivitas Bahan Organik Superkonduktor β’-(BEDT-TTF)2ICl2 dengan Metode Four Point Probe

https://doi.org/10.22146/jfi.24413

Enang Saepuloh(1*), Riza Iskandar(2), Fandi Angga Prasetya(3), Gelys Annisa Nindry(4), Hiromi Taniguchi(5)

(1) Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Bandung-Sumedang KM. 21 Jatinangor
(2) Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Padjadjaran, Jl. Raya Bandung-Sumedang KM. 21 Jatinangor
(3) Jurusan Fisika, FMIPA ITS, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111
(4) Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Udayana, Jl. Kampus Bukit Jimbaran Bali
(5) Departement of Physics, Faculty of Sciences Saitama University, Shimo-Okubo 255, Saitama 338-8570
(*) Corresponding Author

Abstract


Telah dilakukan pembuatan kristal β’-(BEDT-TTF)2ICl2 dengan proses elektro sintesis kimia selama 8 hari. Proses elektrolisis ini dilakukan di dalam incubator dengan arus 1.5 μA. Kristal yang dihasilkan berwarana hitam memanjang . Kristal ini bersifat bahan organik metal dimana BEDT-TTF sebagai kation dan ICl2 sebagai anion. Selanjutnya kristal ini dilakukan pengukuran resistivitas dengan menggunakan metode four point probe. Metode ini menggunakan kawat emas (Au) sebagai probe, dua probe sebagai sumber arus dan 2 probe lainya sebagai pengukur beda potensial. Hasil karakterisasi menunjukan penambahan resistivitas sesuai dengan penurunan temperatur. Hal ini dikibatkan pengaruh dari β’, sehingga kristal ini memiliki bentuk satu dimensi. Oleh sebab itu kristal β’-(BEDT-TTF)2ICl2 ini bersifat antiferromagnetik insulator (Mott Insulator).

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jfi.24413

Article Metrics

Abstract views : 168 | views : 537

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Fisika Indonesia



JFI Journal is indexed by:

Creative Commons License
Jurnal Fisika Indonesia, its website and the articles published are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © Universitas Gadjah Mada.
web
analytics View My Stats