Respon Gender Maskulin dan Feminin terhadap Video yang Diunggah Akun Instagram @d_kadoor

Fatihatus Syahida

Abstract


Instagram merupakan salah satu media sosial yang menjadi favorit masyarakat untuk mengekspresikan dirinya. Dari situ muncul bentuk-bentuk tuturan baru, bahkan satu kata bisa menunjukkan ekspresi yang bertolak belakang. Misalnya, kata anjing merupakan bentuk umpatan, tetapi dalam kolom komentar di instagram @d_kadoor, kata tersebut digunakan bukan sebagai umpatan, tetapi juga tidak sepenuhnya bermakna positif. Gender maskulin dan feminin pun mengekspresikan tuturannya dengan cara yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perbedaan bentuk respons gender maskulin dan feminin terhadap video yang diunggah akun instagram @d_kadoor dan (2) menganalisis perbedaan karakteristik tuturan gender maskulin dan feminin dalam merespons video yang diunggah akun instagram @d_kadoor.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan di kolom komentar instagram @d_kadoor yang diambil secara purposive sampling, yaitu dengan mengambil sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Data diperoleh dengan metode simak bebas libat cakap. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode padan pragmatis dan translasional dengan teknik hubung banding menyamakan (HBS) dan teknik hubung banding memperbedakan (HBB) serta metode agih dengan teknik baca markah. Dari 32 data yang diperoleh, 10 data dituturkan oleh gender maskulin, sedangkan 22 data lainnya dituturkan oleh feminin. Bentuk respons gender maskulin dan feminin terhadap video yang diunggah akun instagram @d_kadoor terdiri atas pujian, sindiran, umpatan, dan bentuk lain yang tidak teridentifikasi. Perbedaan karakteristik tuturan gender maskulin dan feminin dikelompokkan berdasarkan pilihan kata, unsur suprasegmental, dan emotikon yang digunakan.

 


Keywords


bahasa dan gender, bentuk respons, pilihan kata, unsur suprasegmental, emotikon

References


Bohang, Fatimah Kartini. 2017. Indonesia, Pengguna Instagram Terbesar se-Asia Pasifik, (Online), (https://tekno.kompas.com/read/2017/07/27/11480087/ indonesia-pengguna-instagram-terbesar-se-asia-pasifik), diakses 29 April 2018.

Crystal, David. 1995. The Cambridge Encyclopedia of The English Language. Cambridge: Cambridge University Perss.

Kridalaksana, Harimurti. 1985. Fungsi Bahasa dan Sikap Bahasa. Ende : Nusa Indah. Badan Bahasa Kemdikbud. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V (Versi Android), digunakan tanggal 14 Mei 2018.

Thomas, Linda & Wareing, Shan. 2007. Bahasa, Masyarakat, dan Kekuasaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Putra, Rachmad Rizky. 2013. Bentuk dan Fungsi Kata Umpatan pada Komunikasi Informal di Kalangan Siswa SMA Negeri 3 Surabaya: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Skriptorium. 1 (3): 86-97.

Milroy, Lesley & Gordon Matthew. 2003. Sociolinguistics. Oxford: Blackwell Publishing.

Lakoff, Robin. 1973. Language in Woman’s Place, dari artikel Language in Society, Vol. 2, No. 1 (Apr., 1973), pp 45-80.______: Cambridge University Press.

Wijana, I Dewa Putu. 2009. Berkenalan dengan Linguistik. Yogyakarta: Pustaka Arasta & Jurusan Sastra Indonesia FIB UGM.

Herian, Jofinno. 2017. Jangan Ngaku Anak Gaul Kalo Kamu Belum Tau Arti Emoji Berikut, (Online), (https://jalantikus.com/tips/arti-semua-emoji/), diakses 14 Mei 2018.

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Mahsun. 2012. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.


Full Text: PDF

DOI: 10.22146/db.v2i1.49636

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.