[PHS5] Trend membully balik: perlukah regulasi pembatasan konten kekerasan pada anak?

https://doi.org/10.22146/bkm.45282

Hafidhotun Nabawiyah(1*), Dian Mawarni(2), Anggita Purnamasari(3)

(1) Universitas Gadjah Mada
(2) Universitas Negeri Malang
(3) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan: Mengekplorasi kejadian pembullyan balik yang terjadi di jaringan internet. Isi: bullying tidak hanya terjadi dalam keadaan interaksi secara langsung tetapi juga menggunakan media sosial. Media sosial digunakan oleh 130 juta orang Indonesia. Dengan pengguna paling banyak pada kelompok remaja. Kelompok ini merupakan kelompok yang masih rentan dengan beragam informasi yang beredar. Penggunaan media sosial ini memberikan manfaat dalam kecepatan penyebaran informasi. Setiap kalangan dapat  mengakses informasi dengan mudah sehingga kita dapat memberikan informasi terkait pencegahan perundungan bagi anak-anak remaja. Lesson learned: Blow up kasus bullying yang membuat semua orang tahu siapa pembully dan korban yang di bully padahal belum diketahui siapa yang salah. Kedua, kesehatan mental korban bullying akan terganggu. Pada akhirnya, masyarakat tidak berhak untuk memperluaskan kasus pembullyan yang belum diklarifikasi oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Perlu kerjasama dengan KOMINFO untuk memblokir konten kasus bullying.

Keywords


cyber bullying; media sosial; "bully balik"

Full Text:

PDF


References

Agatston PW, Kowalski R, Limber S. Students’ Perspectives on Cyber Bullying. [Online] Journal of Adolescent Health. 2007. p. S59–S60. Available from: doi:10.1016/j.jadohealth.2007.09.003



DOI: https://doi.org/10.22146/bkm.45282

Article Metrics

Abstract views : 96 | views : 74

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Berita Kedokteran Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Berita Kedokteran Masyarakat ISSN 0215-1936 (PRINT), ISSN: 2614-8412 (ONLINE).

Indexed by:


Web
Analytics Visitor Counter